Sukses Berbisnis Alat Peraga TK

Depok: Jeli melihat peluang adalah kunci sukses dalam berwirausaha. Pasangan suami istri, Siti Aisah Farida dan Yudiono, pun begitu. Mereka memilih memproduksi alat peraga pendidikan untuk taman kanak-kanak (TK). Mereka tak salah pilih. Terbukti, hingga 15 tahun berjalan, wirausaha pasangan ini di Depok, Jawa Barat, tetap lancar. Pesaing pun minim.

Ida–sapaan Siti Aisah Farida–adalah sarjana jurusan manajemen lulusan salah satu universitas di Yogyakarta. Pada 1987, Ida pindah ke Jakarta dan bekerja di Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka. Namun, wanita yang mewarisi jiwa bisnis dari sang nenek yang pengusaha batik itu hanya tiga tahun bekerja di sana. “Barhubung darah saya, darah dagang, jadi saya merasa lebih enak untuk dagang,” kata wanita yang orang tuanya guru TK ini.

Pada awalnya, Ida mengaku membawa mainan dari Yogyakarta. Bersama suami, Ida merintis sendiri usaha alat peraga pendidikan TK pada 1990. Modal awalnya berasal dari pinjaman seseorang dan tantenya sebesar Rp 200 ribu. Uang tersebut digunakan untuk membuat 20 set meja dan kursi yang sekaligus menjadi produk pertama CV Hanimo.

Kini, mereka telah menghasilkan sekitar 300 jenis alat peraga TK. Produk yang mereka tawarkan dimulai dari alat permainan di dalam kelas dan di luar kelas, alat permainan edukatif, serta perlengkapan kelas dan sekolah. Barang-barang itu dijual dengan harga berkisar Rp 500 per item alat peraga hingga dan Rp 18 juta untuk ayunan.

Workshop sekaligus showroom Ida dan Yudiono berada di Sawangan, Depok, Jabar. Di tempat itu, mereka dibantu 40 karyawan. Agar tidak sepi pelanggan, Ida bekerja sama dengan pengurus pusat TK seluruh Indonesia. “Kalau langganan insya Allah Jabotabek sudah 90 persen sudah beli ke saya,” tutur perempuan berjilbab ini.

Banjir pesanan dikarenakan mereka berusaha menghasilkan produk yang rapi dan tepat waktu. “Kami sudah berlangganan dari 1998 dengan Ibu Ida. Di sini lengkap, cukup untuk kebutuhan anak-anak di TK sini. Semuanya terpenuhi,” ungkap Ernawati, guru TK Nurul Iman yang menjadi pelanggan produk Ida dan Yudiono.

Saat ini kendala yang dihadapi Ida dan Yudiono adalah modal karena pelanggan pada umumnya memesan lewat telepon atau faksimili tanpa memberi uang muka. Kendati demikian, mereka tetap optimistis dalam menjalankan usaha.(DNP/Tim Usaha Anda)

CV HANIMO

Siti Aisah Farida dan Yudiono

Jalan Raya Muchtar, Tugu Sawangan Rukun Tetangga 01/07 Nomor 33

Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan-Kota Depok, Jawa Barat 16511

Telepon: (021) 923-6873, (0251) 612-724

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: